Idul Adha (Qurban) Di Kampung

Posted: December 8, 2008 in Jalan-Jalan
Tags: , , , , ,

habis-shalatJauh-jauh hari rencana QURBAN di kampung dan hari ini terlaksana, walau sebagian keluarga tidak sempat datang karena berbagai kesibukan dan halangan tapi saya masih diberikan kesehatan dan menyempatkan diri untuk merayakannya Idul Adha bersama orang tua dan keluarga kami di kampung Tobenteng Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.Seperti biasanya kemakassar dulu belanja perlengkapan dapur untuk masak-memasak dan tak lupa oleh-oleh yang lainnya. Setelah bermalam satu malam dan nonton Oscar De La Hoya VS Paqiyao (Exelent), saya berangkat bersama istri dan ana-anak ke bone, sepanjang jalan hujan mengguyur tapi tidak membuat kami tertahan namun terus melaju menuju kampung tercinta.
hewan-qurbanDi Tobenteng sudah jam 17.00 ternyata yang haris cuman saya saja jadi tidak ada rebutan kamar lagi, biasaya kalo lagi rame pasti yang duluan datang yang dapat kamar mewah he..he. Disini cuma ada Abdussamad dan Asyraf, kami berdiskusi kembali masalah hewan Qurban yang ternyata sudah cukup dan siap untuk dipotong besok.
Jam 06.30 kami shalat id di mesjid terdekat dan setelah itu mempersiapkan diri untuk pemotongan. Sambil menunggu sapi qurban, saya menyiapkan timbangan digital supaya hitungnya akurat dan terbagi dengan baik. Karena menurut aturan yang saya ketahui (mudah-mudahan tidak salah) 1/3 untuk dibagikan ke orang miskin, 1/3 untuk disimpan empunya, 1/3 lagi untuk dimakan bersama.
Semua telah usai, semua puas, ketupat pun udah jadi tak lupa konro daging-qurbankhas lebaran sudah menusuk hidung kayaknya tinggal makan mami ini ces. Segar makan daging segar dan halal, tapi yang punya penyakit degeneratif (Rheumatik , DM, Sebagian HT) yaa harus bijak dalam memakan/komsumsi daging supaya tidak kumat.

Daging-daging Qurban sudah dibagi kepada yang berhak terutama keluarga terdekat, teman terdekat dan teman seperjuangan sehingga kebahagian idul qurban ini menjadi milik kita bersama dan menjadi hari untuk bejar untuk berbagi dan mengasihi terhadap sesama dan berlanjut sampai akhir zaman.

Mudah mudahan berkah dan diterima Allah SWT dan menjadi Syiar yang menggugah bagi orang-orang yang belum melaksananan Ibadah Qurban ini dan berniat untuk itu tahun depan, Insya Allah.

dr. Muh. Iqbal

Comments
  1. limpo50 says:

    Apa yang diatas itu fotonya Mas IQBAL ??…Nah itu baru jelas raut depannya.

  2. muh iqbal says:

    itu foto adek yang paling bungsu!! he..he

  3. Anhar says:

    hehehe…..
    persis saya kenal yang di poto,
    Yang tua Pak Abdul Samad dan yang bungsu Saudara Asyraf.
    Asyraf sekarang Pak Ikke sekoloah di mana?

  4. rahmat says:

    Baik2 jhi pausan d mkassar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s